Organisasi Pemuda Pancasila di Kabupaten Ponorogo baru saja meluncurkan dua sayap organisasi baru, yaitu Badan Penyuluh dan Pembelaan Hukum (BPPH) dan Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3). Penyerahan surat keputusan (SK) kepengurusan kedua organisasi tersebut dilakukan pada hari Jum'at, 13 September 2024, di Aula Baperida Ponorogo.
Agus Nugroho, Ketua MWC Pemuda Pancasila, menjelaskan bahwa kehadiran dua sayap organisasi ini bertujuan untuk menguatkan peran Pemuda Pancasila di masyarakat. "Kami ingin berkontribusi lebih dalam membantu masyarakat dan pemerintah," katanya.
BPPH memiliki peran penting dalam membantu dan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa, khususnya dalam penyusunan dan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Hal ini diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran dan penyalahgunaan dana desa. Agus menambahkan, "Kami bisa menjadi konsultan atau mendampingi mereka saat penyusunan maupun penyerapan APBDes, sehingga kawan-kawan bisa terhindar dari jerat hukum."
Di sisi lain, B2P3 akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk menggali sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Agus menjelaskan, "Lewat B2P3 kita bisa mengelola sumber-sumber PAD, seperti mengelola parkir atau tempat-tempat lainnya yang berpotensi sebagai sumber PAD."
Bupati Ponorogo, Sugiri, menyambut baik hadirnya kedua sayap organisasi Pemuda Pancasila tersebut. Ia menilai bahwa organisasi ini, yang sudah ada sejak zaman Presiden Soeharto, telah memberikan andil besar bagi masyarakat. "Dengan hadirnya dua sayap organisasi baru ini, diharapkan bisa menambah sinergi dalam membangun Kabupaten Ponorogo," ujar Bupati Sugiri.
Lebih lanjut, Bupati Sugiri mengingatkan pentingnya menyatukan visi dan misi dalam organisasi. "Ini organisasi yang sudah tua. Jadi, harus menyatukan visi misi untuk bergerak serentak, gotong-royong bersama rakyat untuk membangun peradaban yang baik menuju Ponorogo hebat," tambahnya.
Pemuda Pancasila Ponorogo organisasi baru BPPH B2P3