Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Donald Trump Luncurkan Perusahaan Kripto Bersama Anaknya

Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat, kembali membuat gebrakan di dunia cryptocurrency. Pada hari Senin, Trump meluncurkan perusahaan baru bernama World Liberty Financial, yang akan mengembangkan berbagai produk dalam bidang kripto. Yang menarik, perusahaan ini dipimpin oleh kedua anaknya, Donald Jr. dan Eric Trump.

Acara peluncuran dilakukan secara langsung melalui platform X, di mana lebih dari 155.000 pendengar menyaksikan momen tersebut. Dalam siaran tersebut, Trump menyatakan, "Kita harus berada di puncak, tidak peduli apa pun yang kita lakukan. Crypto adalah salah satu hal yang harus kita lakukan, baik kita suka atau tidak."

Trump melakukan siaran langsung dari Mar-a-Lago, klub resor miliknya yang terletak di Palm Beach, Florida. Dengan semakin populernya cryptocurrency, Trump tampaknya ingin memastikan bahwa dia dan keluarganya tidak ketinggalan dalam perkembangan teknologi keuangan ini.

World Liberty Financial diharapkan dapat menawarkan produk dan layanan yang menarik bagi para investor dan pengguna cryptocurrency. Dengan pengalaman bisnis yang dimiliki Trump dan kedua anaknya, banyak yang menantikan inovasi apa yang akan ditawarkan oleh perusahaan ini.

Keputusan Trump untuk terjun ke dunia kripto menunjukkan bahwa dia melihat potensi besar dalam industri ini. Cryptocurrency, yang merupakan bentuk mata uang digital, telah menjadi topik hangat dalam beberapa tahun terakhir, menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia.

Dengan peluncuran ini, Trump dan keluarganya berusaha untuk menjadi bagian dari tren yang terus berkembang ini, dan banyak yang akan mengamati langkah-langkah yang akan mereka ambil selanjutnya dalam bisnis kripto.

library_books Forbes