Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kementerian Pertanian Impor 1 Juta Sapi Perah untuk Penuhi Kebutuhan Susu

Kementerian Pertanian Republik Indonesia berencana untuk membuka keran impor sapi perah dengan mendatangkan lebih dari 1 juta ekor sapi perah ke Indonesia. Rencana ini akan dilaksanakan secara bertahap dalam waktu lima tahun ke depan. Kebijakan ini merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis yang diperkenalkan oleh pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Susu sapi menjadi salah satu bagian penting dari program ini, namun saat ini Indonesia masih menghadapi masalah pasokan susu dari sapi yang ada di dalam negeri. Menurut data dari Badan Pusat Statistik, produksi susu segar dalam negeri hanya mencapai 968.980 ton. Jumlah ini hanya mencakup sekitar 22% dari total kebutuhan susu nasional yang mencapai 4,4 juta ton. Dengan kata lain, sekitar 78% kebutuhan susu harus dipenuhi melalui impor.

Untuk mengatasi masalah ini, Kementerian Pertanian memastikan bahwa proses importasi sapi perah akan diserahkan kepada pihak swasta. Saat ini, sudah ada 36 perusahaan dan koperasi yang telah berkomitmen untuk mendatangkan 1,3 juta sapi perah ke Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk membantu pihak swasta dalam hal perizinan dan administrasi agar proses impor dapat berjalan dengan baik. Hal ini diharapkan bisa mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan susu masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan susu segar di pasar, sehingga masyarakat dapat menikmati susu berkualitas dan bergizi. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak di Indonesia, sehingga mereka dapat tumbuh dengan baik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kebijakan ini, masyarakat dapat menyaksikan program Market Review bersama Prasetyo Wibowo pada Rabu, 18 September 2024, pukul 10.00 – 10.30 WIB. Acara tersebut akan disiarkan secara langsung di IDX Channel dan juga dapat diakses melalui live streaming di situs resmi IDX Channel.

library_books Idx Channel