Kritik dari Hayao Miyazaki, salah satu pendiri Studio Ghibli, terhadap seni yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) kembali menjadi perhatian publik. Hal ini terjadi di tengah tren viral penggunaan fitur baru dari ChatGPT yang dapat menciptakan gambar dengan gaya Studio Ghibli.
Dalam sebuah dokumenter berjudul "Never-Ending Man" yang dirilis pada tahun 2016, Miyazaki menunjukkan reaksi kuatnya setelah melihat makhluk menyerupai zombie yang dianimasikan oleh AI. Dia berkata, "Saya sangat jijik... Saya merasa ini adalah penghinaan terhadap kehidupan itu sendiri." Pernyataan ini menunjukkan betapa mendalamnya pandangan Miyazaki terhadap seni dan kehidupan.
Pria berusia 84 tahun ini menjelaskan bahwa kreasi AI yang grotesk tersebut mengingatkannya pada seorang teman yang memiliki disabilitas dan kesulitan dalam bergerak. Dia menegaskan, "Siapa pun yang menciptakan hal semacam ini sama sekali tidak tahu apa itu rasa sakit." Miyazaki bahkan berjanji untuk tidak pernah menggunakan teknologi seperti itu dalam karyanya, mengakhiri pernyataannya dengan nada pesimis, "Saya merasa kita sedang mendekati akhir zaman. Kita manusia semakin kehilangan kepercayaan pada diri sendiri."
Kritik yang muncul kembali ini terjadi saat fenomena global di mana pengguna mengubah foto pribadi hingga meme terkenal menjadi seni bergaya Ghibli menggunakan GPT-4o dari OpenAI. Namun, hal ini juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai hak cipta, karena Miyazaki selama ini konsisten menentang penggunaan AI dalam animasi. Sementara itu, OpenAI mengklaim bahwa mereka mengambil pendekatan "konservatif" dalam meniru gaya seniman tertentu dan mengizinkan "gaya studio yang lebih luas".
Dengan jutaan orang yang membagikan gambar-gambar yang dihasilkan AI yang meniru estetika yang dikerjakan dengan tangan dari Studio Ghibli, di mana film seperti "How Do You Live?" memerlukan hampir satu tahun untuk menyelesaikan hanya 12 menit cuplikan, kata-kata Miyazaki dari tahun 2016 kembali mengingatkan kita akan nilai kreativitas manusia dan implikasi etis dari seni yang dihasilkan oleh AI.
Hayao Miyazaki seni AI Studio Ghibli kritik teknologi