Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Meta Larang Media Negara Rusia dari Platformnya

Meta, perusahaan media sosial terbesar di dunia, telah melarang jaringan media negara Rusia, termasuk Rossiya Segodnya dan RT, dari semua platformnya. Larangan ini disebabkan oleh apa yang disebut Meta sebagai "aktivitas campur tangan asing".

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan mengatakan bahwa jaringan media tersebut menggunakan taktik menipu untuk melakukan operasi pengaruh secara diam-diam di dunia maya. "Setelah pertimbangan yang cermat, kami memperluas penegakan terhadap outlet media negara Rusia. Rossiya Segodnya, RT, dan entitas terkait lainnya sekarang dilarang dari aplikasi kami secara global karena aktivitas campur tangan asing," ungkap perusahaan tersebut.

Sebelumnya, Meta telah mengambil langkah-langkah yang lebih terbatas terhadap media negara Rusia, seperti membatasi jangkauan posting mereka. Namun, larangan ini menandakan peningkatan tindakan dari Meta.

Meta memiliki beberapa platform media sosial yang populer seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Sebelum larangan ini, perusahaan juga telah melarang Federal News Agency di Rusia untuk mencegah aktivitas campur tangan asing oleh Badan Penelitian Internet Rusia.

Departemen Luar Negeri AS juga menyampaikan bahwa mereka sedang berupaya memberi informasi kepada pemerintah di seluruh dunia tentang penggunaan RT oleh Rusia untuk melakukan kegiatan diam-diam. Mereka mendorong negara-negara tersebut untuk membatasi "kemampuan Rusia untuk campur tangan dalam pemilihan asing".

Tindakan ini menunjukkan komitmen Meta dalam menjaga integritas informasi di platformnya dan mencegah pengaruh negatif dari luar negara.

library_books Dwnews