Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Protes Anti-Pemerintah di Tunisia Menggugah Warga Mesir di Media Sosial

Warga Mesir menunjukkan kepedulian mereka terhadap protes anti-pemerintah yang terjadi di Tunisia dengan menggunakan media sosial. Mereka membuat meme yang mengungkapkan kekhawatiran atas situasi di negara tetangga tersebut.

Hashtag seperti #Tunisia_has_taken_the_streets dan #Tunisia_is_rising_up menjadi sangat populer di platform media sosial. Warga Tunisia mengajak untuk melakukan perubahan di tengah awal kampanye pemilihan umum di negara mereka.

Ketegangan meningkat di Tunisia, di mana lebih dari 100 anggota partai oposisi Ennahda ditangkap menjelang kampanye pemilihan umum. Partai tersebut mengecam penangkapan ini, menyebutnya sebagai "kampanye penggerebekan yang belum pernah terjadi sebelumnya".

Pada hari Jumat, ribuan warga Tunisia melakukan demonstrasi besar-besaran menentang Presiden Kais Saied dan kebijakannya. Ini menjadi salah satu protes terbesar di Tunisia sejak tahun 2021, saat Saied mengkonsolidasikan kekuasaan melalui apa yang disebut sebagai "kudeta konstitusi".

Situasi ini sangat mengena bagi warga Mesir, yang saat ini mengalami kondisi sosial ekonomi yang semakin memburuk. Banyak yang mengingat kembali bagaimana pemberontakan di Tunisia pada tahun 2011 memicu protes besar-besaran dan perubahan di negara mereka sendiri.

Sebagai respons terhadap situasi ini, pengguna media sosial di Mesir mulai membagikan meme dengan nada sarkastik, sering kali menggunakan referensi film klasik untuk mengekspresikan kecemasan mereka tentang kemungkinan dampak yang bisa terjadi di Mesir akibat protes di Tunisia.

library_books Middleeasteye