IKEA, perusahaan ritel furnitur terkemuka, telah mengambil langkah penting dalam mendukung pengungsi di seluruh dunia. Sejak tahun 2019, IKEA telah bekerja sama dengan UNHCR untuk membantu pengungsi mengembangkan keterampilan yang diperlukan agar mereka dapat menemukan pekerjaan yang layak. Program ini sudah mendukung sekitar 3.700 pengungsi di 26 negara.
Salah satu contoh pengungsi yang mendapatkan manfaat dari program ini adalah Silva, seorang mantan desainer interior. Saat ini, Silva bekerja di departemen visual IKEA, di mana ia dapat menggunakan keterampilan desainnya untuk membantu menciptakan tampilan yang menarik bagi produk-produk IKEA. Keberadaan Silva dan pengungsi lainnya membawa keterampilan, pengalaman, dan perspektif yang berbeda yang dapat memberikan manfaat bagi bisnis dan masyarakat.
Kerja sama antara perusahaan seperti IKEA dan organisasi kemanusiaan seperti UNHCR sangat penting. Program-program pelatihan ini tidak hanya mengubah hidup para pengungsi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perusahaan dan komunitas yang menerima mereka. Banyak perusahaan yang telah menyadari bahwa dengan mempekerjakan pengungsi, mereka tidak hanya membantu individu yang membutuhkan, tetapi juga mendapatkan karyawan yang berbakat dan berdedikasi.
IKEA mengajak bisnis lain untuk bergabung dalam inisiatif ini. Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi pengungsi dan masyarakat secara keseluruhan. Program semacam ini adalah contoh nyata dari slogan "Better Together" yang diusung oleh IKEA, di mana kerja sama dapat menghasilkan perubahan yang signifikan.
Dengan dukungan yang tepat dan kesempatan yang diberikan, pengungsi dapat berkontribusi secara positif dan menjadi bagian dari solusi untuk tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh banyak negara saat ini. Ini adalah langkah kecil yang dapat membawa perubahan besar dalam hidup banyak orang.
IKEA pengungsi keterampilan pelatihan kerja