Pimpinan Hamas, Yahya Sinwar, baru-baru ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada gerakan Houthi di Yaman melalui sebuah surat. Dalam surat tersebut, Sinwar mengapresiasi dukungan Houthis dalam melawan Israel, terutama setelah serangan rudal yang baru-baru ini mereka lakukan. Surat ini dipublikasikan oleh media Houthi pada hari Selasa.
Dalam suratnya, Sinwar menyampaikan, "Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan rudal kalian yang mencapai jantung musuh, melewati semua lapisan pertahanan dan sistem intercept." Sinwar menyampaikan pesan ini kepada Sayyid Abdul-Malik Badr al-Din al-Houthi, pemimpin kelompok Houthi.
Pada hari Minggu, Houthis mengklaim telah meluncurkan serangan rudal yang mengenai pusat Israel. Meskipun demikian, mereka menyatakan tidak ada korban dalam serangan tersebut. Houthis mengklaim bahwa serangan itu dilakukan dengan menggunakan rudal balistik hipersonik yang baru, meskipun klaim ini dibantah oleh militer Israel.
Dalam suratnya, Sinwar juga menegaskan bahwa kelompoknya siap untuk menghadapi konflik yang berkepanjangan dengan Israel. Ia menyatakan bahwa mereka akan mendapatkan dukungan dari Houthis dan sekutu lainnya di kawasan, seperti Hezbollah di Lebanon dan perlawanan Islam di Irak.
Konflik antara Hamas dan Israel telah berlangsung lama, dengan berbagai serangan dan balasan yang terjadi di kedua belah pihak. Dukungan dari kelompok-kelompok lain di kawasan bisa memperpanjang ketegangan yang sudah ada. Dengan surat ini, Sinwar ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dalam perjuangan ini dan memiliki aliansi yang kuat.
Situasi di Yaman juga tidak kalah kompleks, dengan Houthi yang menguasai sebagian besar wilayah dan ibu kota Sanaa. Dukungan dari kelompok Houthi kepada Hamas menunjukkan adanya kerjasama antara beberapa kelompok yang melawan Israel.
Surat Sinwar ini menandai langkah penting dalam hubungan antara Hamas dan Houthis, serta menunjukkan dinamika baru dalam konflik di kawasan Timur Tengah.
Hamas Yahya Sinwar Houthis Israel serangan rudal