Miley Cyrus kini berada dalam masalah hukum setelah lagu terbarunya, "Flowers", menghadapi gugatan hak cipta. Hampir dua tahun setelah penggemar berspekulasi bahwa lagu tersebut mengacu pada lagu Bruno Mars berjudul "When I Was Your Man", sebuah perusahaan bernama Tempo Music Investments mengajukan gugatan terhadapnya.
Tempo Music Investments bukanlah milik Bruno Mars, tetapi mereka membeli sebagian hak cipta dari lagu tersebut melalui salah satu penulis lagunya. Dalam pengaduan yang diajukan, pengacara dari Tempo Music menyatakan bahwa lagu "Flowers" yang dirilis Cyrus pada tahun 2023 ini "meniru banyak elemen melodi, harmoni, dan lirik" dari lagu Bruno Mars yang dirilis pada tahun 2013.
Gugatan ini menambah daftar panjang kasus pelanggaran hak cipta yang melanda dunia musik. Hak cipta adalah perlindungan hukum yang memberikan hak kepada pencipta untuk mengontrol penggunaan karya mereka. Jika terbukti bersalah, Cyrus bisa menghadapi konsekuensi hukum yang serius.
Saat ini, banyak penggemar yang penasaran dengan hasil dari kasus ini dan bagaimana dampaknya terhadap karir Miley Cyrus. Sementara itu, lagu "Flowers" sendiri telah menjadi hit besar dan sangat populer di kalangan pendengar.
Pengacara Cyrus belum memberikan komentar resmi mengenai gugatan tersebut. Kita semua menunggu informasi lebih lanjut tentang kasus ini.
Miley Cyrus lagu Flowers Bruno Mars hak cipta Tempo Music