Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Buku DeLillo: Refleksi atas Politik Amerika

Dalam dunia sastra, beberapa penulis memiliki kemampuan luar biasa untuk meramalkan peristiwa yang akan datang. Salah satu penulis tersebut adalah Don DeLillo. Buku terbarunya mengangkat tema politik Amerika yang sangat relevan dengan kejadian-kejadian terkini.

Buku ini menggambarkan betapa kuatnya pengaruh lembaga intelijen, seperti CIA, dalam membentuk narasi dan kenyataan. Seorang pembaca, Beryl, menyebut lembaga ini sebagai "gereja" yang paling terorganisir dalam dunia Kristen. Dia menggambarkan misi mereka sebagai usaha untuk mengumpulkan dan menyimpan semua yang pernah diucapkan orang, lalu menguranginya menjadi informasi yang sangat kecil, seolah-olah itu adalah Tuhan.

Sementara Amerika Serikat menghadapi berbagai isu politik, termasuk upaya pembunuhan yang baru-baru ini terjadi, tulisan DeLillo terasa semakin relevan. Kalimat-kalimat yang ditulis lebih dari 35 tahun lalu seolah mencerminkan keadaan saat ini dengan cara yang menakjubkan. Banyak berita terkait peristiwa tersebut hilang dari perhatian publik, seolah-olah algoritma media sosial mengabaikannya.

DeLillo memiliki kemampuan untuk menyelami pikiran karakter seperti Lee Oswald dan Jack Ruby, serta menggambarkan niat CIA dalam menciptakan kekuatan yang mengatur dunia. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca, membuatnya merasa terhubung dengan kisah dan karakter yang ada dalam bukunya.

Selain itu, penggemar buku ini juga menyukai pasangan yang tepat untuk menikmati bacaan mereka. Dalam hal ini, penulis merekomendasikan "Ethereal Space" dari Temporal Artisan Ales, bir yang kaya rasa dan memiliki kedalaman, yang sempurna untuk menemani saat-saat membaca.

Dengan semua ini, banyak yang berpendapat bahwa karya DeLillo bisa dianggap sebagai salah satu "Great American Novel". Pembaca pun penasaran dengan karya-karya klasik lainnya, seperti yang akan datang setelahnya, yaitu karya Proust.

library_books Reader Drinker