Seorang aktivis hak pekerja seks, Conner Habib, baru-baru ini berbagi pandangannya tentang pentingnya memahami hubungan antara pertanian dan seksualitas non-biner. Dalam sebuah diskusi, Habib mengungkapkan pengaruh guru sekaligus mikrobiologinya, Lynn Margulis, dalam pemikirannya.
Habib menjelaskan bahwa pola seksual pertama dalam kehidupan adalah penggabungan antara material mati dan bintang. Dia melihat pertanian sebagai masa depan yang demokratis dengan melibatkan berbagai spesies. Menurutnya, pertanian agroforestri menjadi bagian penting dari ekosistem yang berusaha tumbuh di tengah tantangan kapitalisme.
"Kerja harus menjadi tindakan partisipasi dengan kehidupan, bukan hanya dengan abstraksi dari kapital," ungkapnya. Dalam pandangannya, kerja di bidang pertanian seharusnya dapat merawat berbagai potensi non-biner yang ada di bumi. Hal ini menciptakan ruang untuk kemungkinan baru dalam cara kita hidup dan berinteraksi dengan alam.
Di tengah ladang yang sedang dikerjakan, Habib mengisyaratkan bahwa ada banyak perasaan dan kemungkinan untuk menjalani kehidupan penuh. Dia juga menyebutkan pentingnya memahami sejarah kekuatan seksual non-biner yang ada di alam.
Dengan merawat cara-cara berbeda di mana bumi mengungkapkan dirinya, kita bisa menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan. Diskusi ini menjadi pengingat bahwa pertanian tidak hanya tentang menghasilkan makanan, tetapi juga tentang memahami berbagai aspek kehidupan, termasuk seksualitas dan identitas.
pertanian seksualitas non-biner hak pekerja Conner Habib