Saham perusahaan Zensho Holdings, pemilik restoran cepat saji Sukiya, mengalami penurunan tajam setelah insiden mengejutkan terjadi. Seorang pelanggan menemukan seekor tikus mati dalam sup miso yang disajikan di salah satu cabang Sukiya di Tottori, Jepang, pada tanggal 21 Januari lalu. Penemuan ini mengejutkan banyak orang dan menimbulkan kekhawatiran tentang kebersihan makanan di restoran tersebut.
Setelah pengumuman tentang insiden ini, saham Zensho Holdings turun hingga 7,1 persen, yang merupakan penurunan terbesar sejak 13 Februari. Hal ini menunjukkan reaksi negatif pasar terhadap berita buruk yang dapat mempengaruhi reputasi restoran. Masyarakat mulai mempertanyakan standar kebersihan dan keamanan makanan di tempat makan cepat saji, terutama yang memiliki banyak cabang seperti Sukiya.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Sukiya mengungkapkan bahwa tikus tersebut masuk ke dalam sup saat makanan sedang dipersiapkan. Sayangnya, staf restoran tidak menyadari keberadaan hewan tersebut sebelum menyajikannya kepada pelanggan. Insiden ini jelas sangat memalukan dan merugikan bagi perusahaan yang dikenal dengan hidangan mi dan nasi mereka.
Sebagai respons, Sukiya berjanji untuk meningkatkan langkah-langkah kebersihan di seluruh cabang mereka. Mereka menyatakan komitmen untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang di masa depan. Upaya ini termasuk pelatihan tambahan bagi karyawan tentang prosedur kebersihan dan pemeriksaan rutin untuk memastikan keamanan makanan.
Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua restoran tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan makanan. Pelanggan berharap untuk mendapatkan makanan yang aman dan berkualitas ketika mereka pergi makan. Dengan adanya insiden seperti ini, diharapkan seluruh industri makanan dapat lebih berhati-hati dan meningkatkan standar mereka demi keselamatan konsumen.
Zensho Holdings Sukiya saham tikus sup miso