Seorang hakim federal di Amerika Serikat telah menghentikan pelaksanaan undang-undang di Utah yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan anak-anak di media sosial. Undang-undang yang dikenal sebagai Utah Minor Protection in Social Media Act ini mengharuskan platform media sosial untuk memverifikasi usia pengguna mereka dan membatasi fitur tertentu bagi pengguna yang masih di bawah umur.
Kasus ini muncul setelah adanya tantangan hukum dari NetChoice, sebuah kelompok perdagangan yang mewakili perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Meta (Facebook), Google, dan Snap. Mereka berargumen bahwa undang-undang ini dapat melanggar hak kebebasan berbicara yang dijamin oleh Amandemen Pertama Konstitusi.
Hakim Robert J. Shelby dari Pengadilan Distrik AS mempertanyakan bukti yang mengaitkan penggunaan media sosial dengan masalah kesehatan mental pada remaja. Dia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa undang-undang tersebut mungkin melanggar hak-hak perusahaan serta pengguna.
Keputusan hakim ini menunjukkan betapa rumitnya tantangan dalam mengatur media sosial agar anak-anak dapat terlindungi, sambil tetap menghormati kebebasan berbicara dan privasi.
Undang-undang ini sebelumnya dirancang untuk memberikan perlindungan lebih bagi anak-anak yang menggunakan platform media sosial. Namun, dengan keputusan hakim ini, pelaksanaan undang-undang tersebut ditunda, dan masa depan regulasi keamanan anak di dunia digital masih belum jelas.
hakim federal undang-undang Utah keamanan anak media sosial