Perang antara Israel dan Gaza terus berlanjut, dengan jumlah korban jiwa yang terus meningkat. Menurut kementerian kesehatan Palestina, sejak 7 Oktober 2023, setidaknya 41.206 warga Palestina telah kehilangan nyawa mereka akibat konflik ini. Selain itu, lebih dari 95.337 orang terluka di wilayah Gaza sejak perang dimulai.
Pada hari Minggu, serangan udara Israel dilaporkan menewaskan setidaknya 26 orang di Gaza. Situasi di sana semakin memprihatinkan, terutama bagi para jurnalis. Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan bahwa jumlah jurnalis yang tewas telah mencapai 173 sejak serangan Israel dimulai.
Di tengah krisis ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan fase pertama kampanye vaksinasi polio di Gaza. Namun, PBB juga memperingatkan bahwa risiko penyakit lain tetap tinggi karena kondisi sanitasi yang buruk di wilayah tersebut.
Sumber medis yang dikutip oleh agen berita Wafa melaporkan bahwa serangan udara Israel di distrik Zeitoun, Kota Gaza, telah menewaskan enam orang, termasuk dua anak-anak. Kejadian ini menambah daftar panjang tragedi yang terjadi di wilayah tersebut.
Selain itu, kelompok Houthi dari Yaman meluncurkan misil permukaan yang mencapai pusat Israel untuk pertama kalinya pada hari Minggu. Meskipun misil tersebut menghantam daerah yang tidak berpenduduk dan tidak menyebabkan cedera, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa Houthi seharusnya menyadari bahwa Israel akan memberikan balasan yang berat setelah serangan tersebut.
Netanyahu menyebut bahwa kemampuan misil Houthi telah meningkat, memungkinkan mereka untuk menyerang pusat Israel, menurut laporan dari Institut Studi Keamanan Nasional Israel.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Israel secara tidak sengaja merilis pernyataan yang mengutuk Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terkait surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, meskipun belum ada keputusan resmi yang dikeluarkan.
Lebih dari sembilan bulan setelah penemuan mayat mereka, militer Israel mengumumkan pada hari Minggu bahwa penyelidikan menunjukkan kemungkinan tinggi bahwa serangan udara mereka bertanggung jawab atas kematian tiga tawanan Israel yang ditahan di Gaza.
Situasi di Gaza semakin mendesak, dan banyak pihak berharap agar perdamaian dapat segera terwujud.
Israel Gaza perang korban jiwa kesehatan