Dalam sepuluh tahun terakhir, pasar tembakau di Amerika Serikat telah mengalami perubahan yang signifikan. Pasar e-rokok dan vape, yang bernilai sekitar $28 miliar, telah menarik semakin banyak anak muda untuk mencoba dan akhirnya kecanduan nikotin. Sayangnya, ketika mereka berusaha untuk berhenti, metode yang digunakan oleh generasi sebelumnya tidak lagi efektif.
Dua wanita, Hilary Dubin dan Caroline Vasquez Huber, merasakan perjuangan ini secara langsung ketika mereka berusaha untuk menghentikan kebiasaan merokok. Pengalaman pahit ini mendorong mereka untuk mendirikan perusahaan anti-vaping bernama @quitwithjones, yang bertujuan membantu orang lain yang ingin berhenti dari kebiasaan buruk ini.
Perusahaan ini telah berhasil mendapatkan dana sebesar $5 juta untuk mendukung misi mereka. Melalui berbagai program dan dukungan, mereka berharap dapat memberikan alternatif yang lebih efektif bagi orang-orang yang ingin mengatasi kecanduan nikotin.
"Kami ingin memberikan harapan dan alat yang dibutuhkan seseorang untuk berhasil berhenti merokok, terutama di kalangan muda," kata Dubin.
Dengan meningkatnya jumlah anak muda yang terpengaruh oleh e-rokok, inisiatif seperti ini menjadi semakin penting. Dubin dan Huber berkomitmen untuk menciptakan perubahan positif dan mengurangi penggunaan vape di kalangan remaja.
Dengan langkah ini, mereka berharap dapat menjadi contoh bagi banyak orang dan memberikan inspirasi bagi mereka yang ingin mengubah hidup mereka dengan meninggalkan kebiasaan merokok.
vaping e-cigarette perusahaan berhenti merokok nikotin