Dalam beberapa tahun terakhir, banyak dari 184 perusahaan sumber daya manusia yang masuk dalam daftar #Inc5000 harus menghadapi tantangan yang luar biasa. Pada April 2020, tingkat pengangguran mencapai 14,7 persen. Angka ini merupakan yang tertinggi dan peningkatan terbesar dalam satu bulan sejak data tersebut mulai dicatat pada Januari 1948, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS.
Setelah masa sulit tersebut, pasar kerja mulai pulih sekitar tahun 2022. Namun, perusahaan menghadapi tantangan baru yang dikenal sebagai "Perang Talenta" akibat fenomena "Great Resignation", di mana banyak pekerja memilih untuk keluar dari pekerjaan mereka. Pada saat yang sama, inflasi yang tinggi juga menjadi masalah besar bagi banyak perusahaan.
Selama periode ini, banyak perusahaan menerapkan jadwal kerja jarak jauh (remote) dan hibrida yang mengubah cara operasional mereka, bahkan kadang-kadang secara permanen. Dalam industri yang didedikasikan untuk mengelola tenaga kerja, perubahan cepat ini memberikan dampak yang besar. Para profesional SDM harus bergerak cepat untuk beradaptasi dengan situasi yang terus berubah.
Proses rekrutmen dan pemecatan berlangsung secara konstan, menciptakan suasana ketidakpastian. Dengan begitu, para profesional SDM terus berupaya untuk menemukan solusi yang tepat di tengah gejolak yang berlangsung. Perubahan ini menunjukkan betapa pentingnya peran mereka dalam menjaga stabilitas dan efisiensi tenaga kerja di perusahaan.
perusahaan sumber daya manusia pandemi pasar kerja