Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Uni Eropa Siap Meningkatkan Pertahanan Hingga 2029

Pada pertemuan puncak musim semi, para pemimpin negara anggota Uni Eropa (UE) sepakat untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Eropa secara signifikan sebelum akhir dekade ini. Keputusan ini diumumkan dalam pernyataan penutupan pertemuan tersebut.

Para pemimpin negara berkomitmen untuk segera mempercepat kerja sama dalam program-program yang diusulkan oleh Komisi Eropa. Di bawah pimpinan Presiden Ursula von der Leyen, Komisi Eropa berencana untuk menyediakan pinjaman sebesar 150 miliar Euro untuk proyek-proyek peningkatan pertahanan. Selain itu, anggaran pertahanan akan dikecualikan dari aturan ketat utang Uni Eropa.

Rencana ini juga mencakup pelonggaran aturan dan regulasi bagi industri pertahanan. Ini bertujuan untuk memungkinkan dukungan militer yang lebih besar bagi Ukraina, negara yang saat ini sedang berkonflik dengan Rusia.

Menurut penilaian Komisi Eropa, UE harus bersiap menghadapi kemungkinan perang besar dengan Rusia. Dalam sebuah dokumen strategi yang dirilis sebelum pertemuan, Komisi memperingatkan, "Sejarah tidak akan memaafkan ketidakaktifan kita."

Di Brussels, Kanselir Jerman yang akan segera mundur, Olaf Scholz, menyatakan bahwa saat ini Jerman sudah merencanakan paket keuangan besar untuk peningkatan pertahanan. Dia juga mengungkapkan bahwa Dewan Perwakilan Jerman (Bundestag) baru saja menyetujui perubahan konstitusi yang luas untuk memastikan pendanaan bagi pertahanan Jerman, kerjasama di Eropa, dan bantuan lebih lanjut bagi Ukraina.

Dengan langkah-langkah ini, Uni Eropa berusaha untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas di wilayahnya di tengah ketegangan yang terus meningkat dengan Rusia.

library_books Tagesschau