Gaza, 22 Maret 2025 – Salah satu penyedia bantuan makanan terbesar di Gaza, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), memperingatkan bahwa mereka hanya memiliki cukup tepung untuk bertahan selama enam hari ke depan. Hal ini diungkapkan oleh Sam Rose, seorang perwakilan UNRWA, saat konferensi pers yang diadakan di Jenewa.
Menurut Rose, "Kami bisa memperpanjang waktu itu dengan memberikan porsi yang lebih kecil kepada orang-orang, tetapi ini hanya akan bertahan beberapa hari - bukan berminggu-minggu."
UNRWA juga menggambarkan situasi di Gaza sebagai sangat mengkhawatirkan, menunjukkan adanya pengurangan besar dalam pengiriman bantuan kemanusiaan. Rose menambahkan, "Enam dari 25 toko roti yang didukung oleh Program Pangan Dunia terpaksa tutup. Kini, ada kerumunan yang lebih besar di jalanan di luar toko roti."
Dia menambahkan, "Ini adalah periode terpanjang sejak awal konflik pada Oktober 2023 di mana tidak ada pasokan sama sekali yang masuk ke Gaza. Kemajuan yang kami capai sebagai sistem bantuan selama enam minggu gencatan senjata sekarang sedang terbalik."
Situasi ini menjadi perhatian serius bagi banyak warga Gaza yang bergantung pada bantuan pangan untuk kebutuhan sehari-hari. Tanpa adanya pasokan yang memadai, ancaman kelaparan semakin dekat.
UNRWA meminta dukungan lebih lanjut dari komunitas internasional untuk memastikan bahwa bantuan dapat segera masuk ke Gaza dan membantu mereka yang sangat membutuhkan.
Gaza UNRWA bantuan makanan tepung konflik