Indodax, salah satu platform pertukaran cryptocurrency terbesar di Indonesia, mengalami gangguan layanan sejak 11 September 2023. Hal ini disebabkan oleh upaya peretasan yang dilakukan oleh kelompok hacker yang berasal dari Korea Utara atau yang dikenal sebagai Democratic People's Republic of Korea (DPRK).
CEO Indodax, Oscar Darmawan, menjelaskan bahwa serangan tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi. Kelompok peretas yang terafiliasi dengan DPRK ini sebelumnya telah diketahui menyerang berbagai platform crypto exchange global lainnya. Mereka biasanya menargetkan pertukaran cryptocurrency yang memiliki likuiditas besar dan beroperasi secara internasional.
Oscar juga menekankan bahwa meskipun terjadi serangan, saldo para pengguna dan investor di Indodax tetap aman. "Saldo aset kripto dan rupiah di akun Indodax tetap 100 persen aman," ungkapnya. Hal ini memberikan kelegaan bagi para pengguna yang khawatir akan keamanan aset mereka dalam situasi yang tidak menentu ini.
Indodax menjadi salah satu platform yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk berinvestasi dalam cryptocurrency. Meskipun mengalami gangguan, pihak Indodax berkomitmen untuk memulihkan layanan secepat mungkin dan menjaga keamanan data serta aset para penggunanya.
Serangan dari kelompok hacker ini menunjukkan pentingnya keamanan siber dalam dunia digital, terutama di sektor keuangan dan investasi. Pengguna diharapkan tetap waspada dan mengikuti perkembangan terbaru terkait layanan Indodax.
Indodax hacker DPRK crypto Oscar Darmawan