Yogyakarta, 20 Maret 2025 - Mendes Yandri menyatakan bahwa perjuangan dai muda di pelosok desa bukanlah hal yang mudah. Mereka menghadapi berbagai tantangan yang harus diatasi, seperti jarak yang jauh, akses yang sulit, serta pengetahuan masyarakat tentang agama yang masih kurang.
Menurut Mendes, penting bagi dai Pemuda Muhammadiyah untuk diseleksi secara ketat. Seleksi ini meliputi berbagai aspek penting, seperti kesiapan dan kematangan mental. Hal ini diperlukan agar mereka dapat berjuang menegakkan kebaikan di tengah kemajemukan masyarakat desa.
Mendes menambahkan, "Mungkin enggak mudah juga dai Pemuda Muhammadiyah ini turun ke desa. Salah satunya karena fasilitas umum di beberapa desa yang belum tersedia. Intinya, Pemuda Muhammadiyah yang diutus untuk berdakwah ke desa harus siap untuk kebaikan dunia dan akhirat."
Lebih lanjut, Mendes berharap Pemuda Muhammadiyah dapat berkontribusi dalam pembangunan moral di desa. Dia ingin agar pemuda tersebut terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan dan juga membantu memperbaiki moral masyarakat, terutama dengan adanya kasus-kasus negatif seperti judi online, narkoba, dan minuman keras yang semakin marak di desa.
"Saya berharap Pemuda Muhammadiyah ini terlibat dalam pembangunan di desa. Termasuk membentengi pembangunan dan perbaikan moral, dari kasus yang marak akhir-akhir ini seperti judi online, narkoba, atau miras di desa misalnya," tutup Mendes.
Dengan semangat dakwah dan keinginan untuk membangun desa, diharapkan para dai muda ini dapat memberikan pengaruh positif bagi masyarakat sekitar.
Dai Pemuda Muhammadiyah tantangan desa moral pembangunan