Pada hari Selasa, 27 Agustus 2023, Penjabat (Pj.) Bupati Probolinggo menghadiri upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-63 yang diadakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Upacara tersebut dipimpin oleh Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, dan dihadiri oleh Bupati dan Walikota dari seluruh daerah di Jawa Timur serta pejabat dari pemerintah provinsi.
Dalam sambutannya, Adhy Karyono mendorong gerakan Pramuka di Jawa Timur untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat. Ia menyatakan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta telah menjadi saksi sejarah perjalanan panjang kemerdekaan Indonesia.
“Dalam sejarah, kepanduan telah berperan besar dalam merebut Kemerdekaan RI. Pada tahun 1961, Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada masyarakat,” ungkap Adhy Karyono. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya peran Pramuka dalam sejarah bangsa.
Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid, juga pernah menekankan bahwa dalam Pramuka diajarkan nilai-nilai penting, seperti mencintai sesama dan menjaga alam. “Pramuka dengan jiwa Pancasila memiliki tugas untuk menjadi contoh teladan dalam berdemokrasi serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” lanjutnya.
Adhy Karyono menekankan, “Pramuka harus menunjukkan bahwa merah putih di leher adalah simbol penting yang mencerminkan kepentingan negara, bukan kepentingan kelompok tertentu.”
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, mengingatkan bahwa momen peringatan Hari Pramuka Ke-63 harus membangkitkan semangat generasi muda. “Ini penting untuk mempersiapkan Indonesia Emas 2045. Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga,” tegasnya.
Budi Waseso juga menambahkan, “Jika Indonesia mau kuat, kita harus mandiri. Ini yang perlu kita tanamkan dalam diri adik-adik Pramuka.” Peringatan ini diharapkan menjadi pengingat penting bagi generasi muda akan peran mereka dalam menjaga persatuan dan kemajuan bangsa.
Hari Pramuka Bupati Probolinggo Jawa Timur