Band rock asal Meksiko, Maná, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah menarik kolaborasi mereka dengan penyanyi reggaetón Nicky Jam dari semua platform musik streaming. Langkah ini diambil setelah Nicky Jam memberikan dukungan kepada mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Melalui akun Instagram mereka, Maná menyatakan, "Maná tidak bekerja dengan rasialis." Pernyataan ini mendapatkan beragam reaksi dari para penggemar di kolom komentar. Beberapa mendukung keputusan tersebut, sementara yang lain merasa kecewa dengan tindakan Maná.
Dalam pernyataannya, Maná menggarisbawahi komitmen mereka selama 30 tahun terakhir untuk mendukung dan membela hak-hak Latino di seluruh dunia. "Tidak ada bisnis atau promosi yang lebih berharga daripada martabat orang-orang kami," tegas mereka.
Keputusan ini menunjukkan bagaimana dunia musik juga terpengaruh oleh politik dan pandangan sosial. Banyak penggemar yang mengapresiasi sikap tegas Maná terhadap isu-isu yang dianggap penting bagi komunitas Latino.
Sementara itu, Nicky Jam belum memberikan tanggapan resmi mengenai keputusan Maná. Peristiwa ini menjadi perhatian publik, terutama di kalangan penggemar musik Latin, yang mengikuti perkembangan kedua artis tersebut.
Dengan menarik kolaborasi ini, Maná berharap untuk menyampaikan pesan bahwa mereka tidak akan berkompromi dengan nilai-nilai yang mereka pegang teguh.
Maná Nicky Jam Donald Trump musik kolaborasi