Jawa Timur, 12 September 2024 – Dalam upaya membangun ekosistem inovatif, Ruang Publik TVRI Jawa Timur mengadakan acara dengan tema "Membangun Ekosistem Inovatif di Jawa Timur". Acara ini dihadiri oleh sejumlah narasumber penting, antara lain Dr. Mia Amiati, SH., MH., CMA., CSSL., Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, serta para akademisi dari Universitas Airlangga (UNAIR) seperti Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D., dan Prof. Dr. Suparto Wijoyo, SH., M.Hum.
Dr. Mia Amiati membuka acara dengan menekankan pentingnya lembaga penegak hukum untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. "Kita semua sepakat bahwa perubahan terjadi dengan cepat. Oleh karena itu, inovasi dan adaptasi harus dilakukan sekarang, terutama di Jawa Timur, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Mia juga mengapresiasi kolaborasi antara Sekolah Pascasarjana UNAIR dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Menurutnya, sinergi ini sangat penting dalam membangun ekosistem inovatif. Ia menyebutkan ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam membangun budaya inovasi: pimpinan yang inovatif, konsisten, dan kolaboratif.
"Pimpinan yang inovatif harus terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, serta tidak terjebak pada kegagalan. Belajar dari kegagalan adalah langkah penting untuk maju," tambahnya.
Kolaborasi antara akademisi dan aparat hukum diharapkan dapat menghasilkan penegakan hukum yang lebih humanis dan inovatif, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan penegakan hukum di Jawa Timur dapat berjalan lebih baik dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Acara ini juga diharapkan dapat menginspirasi lembaga-lembaga lain untuk melakukan hal serupa dalam rangka menciptakan lingkungan yang lebih baik dan lebih adil di Indonesia.
penegakan hukum inovasi kolaborasi Jawa Timur akademisi