Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Perkembangan Konflik Israel-Palestina Terbaru

Konflik antara Israel dan Palestina terus berkembang dengan cepat. Hingga 27 Agustus, tercatat sejak 7 Oktober, lebih dari 40.476 warga Palestina kehilangan nyawa mereka. Selain itu, lebih dari 93.647 orang mengalami luka-luka dan diperkirakan sekitar 10.000 orang masih hilang, kemungkinan besar terjebak di bawah reruntuhan.

Dalam 24 jam terakhir, pasukan Israel dilaporkan menewaskan setidaknya 41 warga Palestina, sementara 113 lainnya mengalami luka-luka. Data ini berasal dari Kementerian Kesehatan Palestina yang aktif memantau situasi di lapangan.

Pemerintah Arab Saudi juga memberikan kecaman keras terhadap menteri Israel, Itamar Ben-Gvir, yang menyerukan pembangunan sinagog di halaman Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Seruan ini dianggap sebagai provokasi yang berpotensi mengakibatkan ketegangan lebih lanjut di kawasan tersebut.

Organisasi Hamas mengutuk keputusan Israel untuk mengadakan tur ke Masjid Al-Aqsa. Mereka menyebut tindakan ini sebagai "eskalasi yang berbahaya" dan memperingatkan bahwa hal ini dapat memicu perang agama di wilayah tersebut.

Di Eropa, Menteri Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell memiliki rencana untuk meminta negara-negara anggota Uni Eropa mengadopsi resolusi bersama yang bertujuan untuk menjatuhkan sanksi terhadap Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir. Ini menunjukkan semakin besarnya tekanan internasional terhadap tindakan Israel.

Pemerintahan Biden juga mengeluarkan kritik keras terhadap Itamar Ben-Gvir, dengan menyebutnya sebagai individu yang "menebarkan kekacauan" dan "menggoyahkan keamanan Israel." Ini adalah pernyataan paling tegas yang diambil oleh administrasi AS sejauh ini.

Di Prancis, Rabbi Kepala Haim Korsia membela tindakan Israel di Gaza selama wawancara di televisi Prancis. Ia mengimbau agar Israel "menyelesaikan misi" mereka di wilayah konflik tersebut.

Dalam langkah yang lebih menekankan pada aspek kemanusiaan, Menteri Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell menyerukan gencatan senjata kemanusiaan selama tiga hari di Jalur Gaza, bertujuan untuk memfasilitasi vaksinasi polio bagi anak-anak yang terdampak.

Menyedihkan, pihak berwenang Israel dilaporkan menahan 552 jenazah warga Palestina, menurut kelompok hak asasi manusia, Palestinian Prisoners Society (PPS). Hal ini menambah angka duka yang dialami oleh keluarga-keluarga yang kehilangan orang tercinta akibat konflik ini.

Di sisi lain, lembaga pemeringkat Moody’s memberikan peringatan bahwa kemungkinan terjadinya konflik militer skala penuh yang melibatkan Hezbollah atau Iran dapat memiliki konsekuensi serius terhadap kredit Israel.

Terakhir, laporan dari agensi berita Palestina, Wafa, menyebutkan bahwa para pemukim Israel menyerang petani Palestina di desa al-Maniya, yang terletak di tenggara kota Bethlehem di Tepi Barat yang diduduki. Serangan ini menjadi titik ketegangan baru dalam situasi yang sudah rapuh di kawasan tersebut.

library_books Middleeasteye