OpenAI baru saja meluncurkan model AI terbaru mereka yang bernama o1. Model ini diklaim dapat berpikir dan menganalisis masalah seperti seorang ahli manusia. o1 dirancang untuk mampu menangani bidang-bidang kompleks seperti matematika, sains, dan pemrograman.
Dalam uji coba, o1 menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Model ini berhasil meraih skor 83% pada kualifikasi olimpiade matematika. Selain itu, o1 juga mencapai persentil ke-89 dalam pemrograman kompetitif dan mampu menyelesaikan masalah sains dengan akurasi yang melebihi tingkat PhD.
Salah satu keunggulan dari o1 adalah kemampuannya untuk menggunakan "chain-of-thought" reasoning. Ini artinya, o1 dapat memecah masalah menjadi langkah-langkah yang lebih kecil, sehingga lebih mudah untuk dianalisis. Model ini juga memiliki kemampuan untuk belajar dari kesalahan yang dibuatnya, dan semakin lama "berpikir", semakin cerdas ia menjadi.
Model o1 kini tersedia untuk semua pengguna ChatGPT Plus dan pengguna API. Bagi pelanggan ChatGPT Plus, terdapat batasan jumlah pertanyaan yang dapat diajukan. Dengan o1-preview, pengguna dapat mengajukan hingga 30 pertanyaan per minggu, sedangkan untuk o1-mini, batasannya adalah 50 pertanyaan per minggu.
Apakah kamu sudah mencoba model o1 dari OpenAI? Bagaimana pendapatmu tentang kemampuan baru ini?
OpenAI o1 AI model matematika sains