Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Peringatan untuk Universitas: Lindungi Mahasiswa Yahudi

Pada hari Senin, Departemen Pendidikan Amerika Serikat (DOE) mengirimkan surat kepada 60 universitas, memperingatkan mereka tentang "tindakan penegakan hukum yang mungkin" jika mereka gagal untuk "melindungi" mahasiswa Yahudi di kampus. Surat tersebut berasal dari Kantor Hak Sipil (OCR) DOE, yang merujuk pada Judul VI Undang-Undang Hak Sipil yang mengharuskan lembaga pendidikan untuk melindungi mahasiswa Yahudi, termasuk memberikan "akses tanpa gangguan ke fasilitas kampus dan kesempatan pendidikan".

Peringatan ini datang beberapa hari setelah pemerintahan Trump mengumumkan bahwa Universitas Columbia akan kehilangan dana federal sebesar 400 juta dolar akibat tuduhan bahwa mereka tidak cukup berupaya mengatasi antisemitisme. Dalam surat tersebut, dinyatakan bahwa semua 60 universitas yang dihubungi sudah dalam penyelidikan terkait pelanggaran Judul VI yang berkaitan dengan pelecehan dan diskriminasi antisemitik.

Menurut rilis pers DOE, "Perguruan tinggi dan universitas di AS mendapatkan manfaat dari investasi publik yang besar yang didanai oleh pembayar pajak AS. Dukungan tersebut adalah sebuah privilese dan bergantung pada kepatuhan yang ketat terhadap undang-undang anti-diskriminasi federal," kata Sekretaris Pendidikan Linda McMahon.

OCR menyatakan bahwa mereka memiliki wewenang untuk menegakkan Judul VI, yang melarang pendanaan federal untuk lembaga yang mendiskriminasi berdasarkan ras, warna kulit, atau asal negara. "Asal negara mencakup keturunan (Yahudi) yang sama," menurut rilis pers tersebut.

Universitas-universitas tersebut telah dituduh membiarkan antisemitisme di kampus mereka setelah serangkaian protes dan penginapan yang muncul tahun lalu, yang dipicu oleh perang Israel di Gaza. Setelah mahasiswa Columbia mengadakan penginapan, universitas-universitas di seluruh negeri mengikuti jejak tersebut.

Baik pemerintahan Biden maupun Trump berusaha untuk menggambarkan protes anti-Israel dan anti-Zionis sebagai "antisemitik", yang mengarah pada sidang kongres, di mana anggota kongres mempertanyakan para pemimpin universitas dan aparat penegak hukum dengan tegas menutup protes di kampus-kampus.

library_books Middleeasteye