Akun media sosial Columbia University’s Students for Justice in Palestine (SJP) telah dihapus secara permanen oleh Instagram. Keputusan ini diumumkan melalui sebuah unggahan di platform media sosial X, mengundang reaksi yang beragam di kalangan mahasiswa dan masyarakat.
Organisasi mahasiswa ini mengungkapkan bahwa mereka kehilangan akun dengan 124.000 pengikut. Dua akun cadangan yang dibuat juga mengalami nasib serupa, di mana salah satu dihapus hanya dalam waktu dua hari setelah dibuat. "Akun kami dihapus secara permanen bersamaan dengan akun cadangan," ungkap kelompok mahasiswa tersebut dalam pernyataan mereka.
Hingga saat ini, Instagram tidak memberikan alasan resmi terkait penghapusan akun Columbia SJP. Tindakan ini terjadi menjelang awal tahun ajaran baru, di mana organisasi tersebut biasanya aktif dalam menyuarakan pendapat dan kegiatan kampus.
Columbia SJP adalah organisasi yang berusaha untuk mempromosikan keadilan bagi rakyat Palestina, seringkali terlibat dalam berbagai aksi dan kampanye. Penghapusan akun ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kebebasan berekspresi dan kebijakan platform media sosial dalam menangani konten serta organisasi yang mereka anggap kontroversial.
Columbia University SJP Instagram akun dihapus