Sutradara Amatir Turki Menang Penghargaan di Festival Film Venesia
Pada akhir pekan lalu, seorang sutradara amatir dari Turki, Murat Firatoglu, meraih salah satu penghargaan paling bergengsi di dunia perfilman Eropa. Firatoglu yang merupakan seorang pengacara penuh waktu dan penggemar film, mendapatkan Special Orizzonti Jury Prize di Festival Film Internasional Venesia ke-81 untuk film panjangnya yang berjudul One of Those Days When Hemme Dies.
Kejutan Bagi Komunitas Film Turki
Keberhasilan Firatoglu ini disambut dengan kejutan yang menyenangkan oleh komunitas perfilman di Turki. Hal ini karena ia adalah seorang pemula yang secara pribadi menulis, memproduksi, menyutradarai, dan juga berperan dalam film tersebut.
Plot Cerita yang Menarik
Film ini menggambarkan konflik sederhana antara seorang pekerja pertanian dan supervisornya mengenai keterlambatan pembayaran di Siverek, sebuah daerah dengan populasi Kurdi di provinsi Sanliurfa, Turki. Di sana, tomat dikeringkan di bawah sinar matahari yang menyengat. Setelah sebuah pertengkaran yang pahit, tokoh utama, Eyup, memutuskan untuk membunuh mandornya dan meninggalkan pertanian untuk merencanakan pembunuhan tersebut. Namun, keputusan ini memicu serangkaian peristiwa yang membawanya pada perjalanan yang mengubah cara pandangnya.
Kisah Inspiratif Seorang Sutradara Tanpa Pengalaman
Keberhasilan Firatoglu semakin mengejutkan karena ia tidak memiliki pelatihan formal dalam perfilman dan belum pernah menayangkan film sebelumnya, bahkan film pendek sekalipun, di festival manapun. Dalam sebuah wawancara, Firatoglu yang berusia 41 tahun mengungkapkan bahwa sejak kecil, ia selalu terobsesi untuk berkreasi, selalu membaca dan membayangkan cerita serta petualangan.
Perjuangan untuk Mewujudkan Mimpi
Firatoglu mengatakan, "Saya menjadi pengacara untuk memenuhi keinginan ayah saya, tetapi menciptakan dan memproduksi film adalah hasrat hidup saya." Ia mengakui bahwa ia memiliki "keberanian ketidaktahuan" dan rasa sembrono yang mendorongnya untuk memproduksi One of Those Days When Hemme Dies, meskipun dengan kurangnya pengalaman dan bertahun-tahun mencoba membuat film tanpa hasil.
Untuk memproduksi film ini, Firatoglu terpaksa meminjam uang dari bank pemerintah, meminjam uang dari teman-temannya, dan bahkan menggunakan perhiasan emas milik kakak perempuannya pada tahun 2022. Ia menghabiskan sekitar 800.000 Lira Turki (sekitar Rp 800 juta) untuk proyek ini dan telah melunasi semua pinjamannya setelah meraih penghargaan tersebut.
Murat Firatoglu penghargaan Festival Film Venesia film Turki