Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Indonesia Terus Impor Beras di Tengah Perubahan Iklim

Indonesia Terus Impor Beras di Tengah Perubahan Iklim

Indonesia saat ini masih mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Hal ini disebabkan oleh penurunan produktivitas pertanian yang diakibatkan oleh perubahan iklim. Menurut Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta pada Kamis, 12 September 2024, setelah melakukan perhitungan ketersediaan beras dan produksi yang ada, terdapat kekurangan sekitar 500 ribu ton beras.

"Setelah kami hitung ketersediaan dikaitkan dengan produksi yang ada, namun karena perubahan iklim dan faktor lainnya, hanya ada lebih sekitar 500 ribu ton. Dari itu, terpaksa diperlukan tambahan pengadaan," jelas Arief. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah harus melakukan impor untuk menjaga ketersediaan beras yang diperlukan oleh masyarakat.

Meskipun Indonesia masih harus mengimpor beras, Arief menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berdampak negatif bagi petani tanaman pangan di dalam negeri. Ia menjelaskan bahwa Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) tetap terjaga. NTPP adalah indikator yang menunjukkan kemampuan petani dalam menjual hasil pertanian mereka dibandingkan dengan biaya yang mereka keluarkan.

Arief menyatakan bahwa pemerintah berhasil menjaga NTPP selalu di atas 100 poin sejak Oktober 2022. "Ini berarti petani masih mendapatkan keuntungan dari hasil pertanian mereka," tambahnya. Selain itu, indeks harga yang diterima oleh petani padi juga diupayakan untuk terus mengalami surplus dibandingkan dengan indeks harga yang dibayar oleh petani.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap dapat memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, meskipun ada tantangan dari perubahan iklim yang dihadapi oleh sektor pertanian di Indonesia.

library_books Idx Channel