Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kongres Desak Jawaban dari CEO Meta Terkait Iklan Narkoba di Media Sosial

Sebuah kelompok bipartisan dari anggota kongres AS mendesak CEO Meta, Mark Zuckerberg, untuk memberikan penjelasan. Hal ini terjadi setelah penyelidikan mengungkapkan bahwa ratusan iklan narkoba ilegal ditargetkan kepada remaja di platform Facebook dan Instagram.

Iklan-iklan ini melanggar kebijakan Meta dan telah menjangkau jutaan pengguna. Dengan hadirnya iklan tersebut, masalah overdosis di kalangan remaja semakin meningkat. Ironisnya, Meta menghasilkan keuntungan dari iklan-iklan ini, sambil gagal mengatur konten narkoba yang semakin canggih itu secara efektif.

Wakil Tim Walberg mengkritik tanggapan Meta yang dinilai "tidak dapat diterima" terhadap Kongres. Meta tidak berhasil memberikan jawaban yang jelas mengenai pertanyaan-pertanyaan penting terkait iklan tersebut dan langkah-langkah pengamanannya. Menurut laporan dari Tech Transparency Project (TTP), Meta “telah berulang kali menghindari pertanyaan langsung dari anggota Kongres, media, dan masyarakat mengenai ratusan iklan untuk narkoba ilegal di platformnya.”

Direktur TTP, Katie Paul, menyatakan bahwa Meta mencoba untuk mengalihkan tanggung jawab. Meta memperkenalkan pendekatan ‘seluruh masyarakat’, dengan menyebutkan bahwa perjuangan melawan perdagangan narkoba di dunia maya adalah masalah yang lebih besar daripada satu platform saja.

Kondisi ini menunjukkan pentingnya bagi perusahaan media sosial untuk lebih bertanggung jawab. Mengingat remaja sangat rentan terhadap iklan-iklan tersebut, masyarakat mengharapkan adanya langkah nyata dari Meta untuk melindungi pengguna mudanya.

library_books Tech