Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Masalah Limbah Tekstil yang Sangat Besar di Dunia

Setiap tahun, Amerika Serikat membuang sekitar 11,3 juta ton pakaian. Jika dihitung, ini berarti setiap orang di AS melepaskan sekitar 37 kilogram pakaian setiap tahun. Limbah ini tidak hilang begitu saja. Sebagian besar barang-barang ini berakhir di tempat pembuangan sampah di seluruh negeri atau dikirim ke negara lain, seperti Gurun Atacama di Chili. Menariknya, limbah tekstil ini bahkan dapat dilihat dari luar angkasa.

Di Ghana, ada istilah khusus untuk pakaian bekas yang dikirim dari negara-negara kaya. Mereka menyebutnya “pakaian orang mati kulit putih.” Hal ini menunjukkan seberapa besar volume pakaian yang sampai ke negara tersebut, yang bisa mengganggu ekosistem setempat dan ekonomi masyarakat.

Siklus limbah tekstil ini terus berlanjut setiap hari. Orang-orang di negara maju seperti Amerika cenderung membeli lebih banyak barang, namun kualitas barang tersebut seringkali lebih rendah. Ini menyebabkan peningkatan jumlah limbah yang dihasilkan setiap tahun.

Namun, ada cara untuk menghentikan siklus beracun ini. Para ahli menunjukkan bahwa dengan menerapkan prinsip fashion sirkular, di mana barang-barang dapat didaur ulang dan digunakan kembali, kita dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Upaya untuk mengurangi limbah tekstil sangat penting. Mengedukasi diri sendiri dan orang lain tentang daur ulang dan keberlanjutan adalah langkah awal yang baik untuk menjadikan dunia ini lebih bersih dan lebih baik.

library_books Voxdotcom