Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat, telah menjadi sorotan karena perubahan warna kulitnya yang terlihat lebih alami dalam berbagai penampilan terbaru. Sejak ia menjadi terkenal lewat acara televisi "The Apprentice," kulitnya sering kali terlihat berwarna oranye. Namun, banyak orang mulai memperhatikan bahwa dalam acara Town Hall di CNN pada tahun 2023 dan debat dengan Joe Biden pada tahun 2024, warna kulitnya tampak berbeda.
Empat ahli dalam bidang citra politik dan makeup telah dihubungi oleh majalah Fast Company untuk memberikan pandangan mereka. Mereka sepakat bahwa ini adalah langkah strategis yang mungkin akan menguntungkan Trump. Sejak tahun 2020, saat warna kulitnya mencapai puncak kecerahan, perubahan ini mungkin membawa dampak positif terhadap citra publiknya.
Perubahan warna kulit bisa saja berkaitan dengan teknik makeup yang digunakan atau keputusan untuk mengurangi penggunaan produk tertentu. Dalam dunia politik, penampilan sangat penting. Seorang kandidat diharapkan memiliki penampilan yang dapat menarik perhatian pemilih. Oleh karena itu, perubahan ini sangat menarik untuk dicermati
Apakah ini adalah upaya Trump untuk terlihat lebih mendekati masyarakat atau hanyalah kebetulan belaka? Yang jelas, banyak yang mulai mencermati perubahannya ini. Publik pun terus memperhatikan perkembangan ini seiring dengan jadwal kampanye mendatang.
Donald Trump warna kulit perubahan citra publik