Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Wagen Karnaval Kölner dan Mainz Bahas Isu Penting

Köln dan Mainz, dua kota di Jerman, bersiap untuk merayakan Rosenmontag, sebuah acara karnaval yang terkenal. Tahun ini, para penyelenggara menampilkan berbagai tema yang berkaitan dengan isu-isu penting, termasuk hasil pemilihan Bundestag dan pemilihan ulang Presiden AS Donald Trump.

Hanya satu minggu sebelum Rosenmontag, para penyelenggara di kedua kota tersebut memperkenalkan 17 dari 19 mobil hias yang akan ditampilkan di Köln, sementara dua lainnya masih disimpan sebagai kejutan. Penyelenggara mengungkapkan bahwa mereka masih mengerjakan satu tema terkait pemilihan Bundestag.

Di Mainz, sepuluh mobil hias akan ditampilkan, dengan beberapa tema menarik. Salah satunya menggambarkan hubungan antara Rusia dan China, di mana Presiden Rusia, Vladimir Putin, tampak duduk sambil mengelus kucing putih yang wajahnya menyerupai pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Di latar belakang, terdapat gambar roket nuklir dengan bendera kedua negara. Di Mainz juga sedang disiapkan sebuah mobil yang berkaitan dengan hasil pemilihan Bundestag.

Sementara itu, di Düsseldorf, tema mobil hias masih menjadi rahasia.

Salah satu mobil di Köln yang mengangkat tema pelecehan seksual dalam Gereja Katolik telah menuai kritik keras dari Partai CDU dan Keuskupan Agung Köln. Mobil tersebut menampilkan gambar sebuah bilik pengakuan dosa, di mana seorang pendeta memanggil seorang altar boy dengan tulisan, "Yesus mencintaimu". Beberapa politisi CDU menyebutkan representasi ini dalam surat kepada komite festival karnaval Köln sebagai "menjijikkan", "menyakitkan", dan "tidak pantas". Keuskupan yang dipimpin oleh Kardinal Rainer Maria Woelki juga melayangkan protes terhadap mobil tersebut.

Marc Michelske, kepala karnaval Rosenmontag, menganggapnya "aneh" bahwa politisi CDU mencoba memengaruhi kebebasan para pelaku karnaval. "Karnaval seharusnya menjadi ajang untuk mengangkat isu yang sensitif, menyajikan satir, dan merangsang pemikiran. Itu yang terjadi di sini. Yang tidak pantas adalah tindakan pelecehan itu sendiri dan cara kita menanganinya," ujarnya. Karnaval presiden, Kuckelkorn, juga menyatakan bahwa ia telah menerima reaksi positif dari para korban pelecehan terhadap mobil tersebut.

library_books Tagesschau