Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Indonesia mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai kenaikan harga tiket kereta rel listrik (KRL). Menurut Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Mohamad Risal Wasal, pihaknya telah melakukan kajian untuk menaikkan tarif kereta KRL sebesar Rp1.000.
"Ada, kajian itu ada sebenarnya, waktu itu kita mau menaikkan sebanyak Rp1.000. Waktu itu ya Rp1.000-2.000 itu posisinya. Tapi itu belum, untuk penerapannya belum. Kajian itu ada, hanya cuma naik Rp1.000," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi turut menambahkan bahwa ada rencana untuk memberikan subsidi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk tiket KRL Commuter Line di wilayah Jabodetabek pada tahun 2025. Namun, rencana ini masih dalam tahap wacana dan belum ada kepastian.
Dengan adanya kajian tersebut, masyarakat masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai keputusan final dari Kemenhub. Kenaikan harga tiket ini tentunya akan mempengaruhi pengguna KRL, yang merupakan salah satu moda transportasi umum yang banyak digunakan di Jakarta dan sekitarnya.
harga tiket KRL Kemenhub Commuter Line