Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota Ain di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengumumkan bahwa ada 701 peziarah dari NTT yang akan mengikuti misa bersama Paus Fransiskus di Timor Leste. Mereka terdata melalui dua keuskupan, yaitu Keuskupan Agung Kupang dan Keuskupan Atambua.
Maria Fatima Rika, Administrator PLBN Mota Ain, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, 201 peziarah berasal dari Keuskupan Agung Kupang, sementara 600 peziarah berasal dari Keuskupan Atambua. Rika juga menambahkan bahwa beberapa peziarah memilih untuk berangkat lebih awal secara mandiri agar bisa berada lebih lama di Dili, ibu kota Timor Leste.
Keberangkatan 701 peziarah ini akan dilepas oleh Bupati Atambua. Mereka akan menuju PLBN Mota Ain sebelum melanjutkan perjalanan ke Timor Leste. Rika mengingatkan para peziarah untuk memastikan semua dokumen lengkap agar tidak menghadapi masalah saat pemeriksaan di PLBN Mota Ain oleh petugas Imigrasi. Dokumen yang diperlukan termasuk paspor dan kartu peserta yang dikeluarkan oleh masing-masing Keuskupan.
Untuk pelaksanaan pemeriksaan, Rika menyatakan bahwa instansi terkait telah menyiapkan semua fasilitas yang diperlukan untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan dokumen.
Kegiatan ini menunjukkan antusiasme masyarakat NTT dalam mengikuti event keagamaan yang berkelas internasional, sekaligus menggambarkan hubungan yang erat antara Indonesia dan Timor Leste.
peziarah NTT misa Paus Fransiskus Timor Leste