Hari ini, masyarakat di seluruh Indonesia sedang menggalang suara untuk menolak kekerasan aparat keamanan dengan menggunakan tagar #DaruratKekerasanAparat, #PanggilanDarurat, dan #TolakRUUPOLRI. Aksi ini dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan diharapkan akan berlanjut sampai ada perbaikan nyata dari pihak kepolisian.
Kekerasan aparat adalah tindakan yang dilakukan oleh pihak keamanan yang menggunakan kekuatan fisik secara berlebihan. Banyak masyarakat yang merasa resah dengan kejadian ini karena sering kali berujung pada pelanggaran hak asasi manusia. Oleh karena itu, para aktivis dan warga sipil merasa perlu bersuara untuk mengupayakan Indonesia yang lebih aman dan bebas dari kekerasan.
Dalam pernyataan resmi, mereka menekankan, "Kekerasan aparat keamanan selalu berulang dan mereka tidak pernah berbenah." Pernyataan ini menunjukkan keprihatinan yang mendalam tentang perlunya reformasi di dalam institusi kepolisian.
Aksi ini mengajak semua kalangan untuk turut berpartisipasi di berbagai platform media sosial, termasuk di akun personal, lembaga, dan komunitas. Dengan bergandeng tangan, diharapkan suara masyarakat bisa mempengaruhi perubahan yang lebih baik.
Kampanye ini adalah bentuk solidaritas untuk mengingatkan semua pihak bahwa hidup rakyat harus dihargai dan diperlakukan dengan adil. Bersama-sama, mari kita suarakan harapan untuk Indonesia yang bebas dari praktek kekerasan.