Tiga hari setelah serangan teroris pada 11 September 2001, sebuah foto di HSLDA dipajang. Foto ini menjadi pengingat bagi Sherri tentang kebersamaan dan harapan di saat-saat yang sulit.
Pada hari tragis itu, Sherri merasakan kebersamaan yang khas di kantor HSLDA dan di seluruh negeri. Ia menyatakan, “Kita tidak seharusnya terjebak menonton televisi dengan semua berita di ujung jari kita dan mencoba menanggung semua ini sendiri. Kita tidak dimaksudkan untuk duduk dan menyaksikan bencana demi bencana.”
Sherri mengingat bagaimana saat itu, banyak orang Amerika bersatu. Ada kelembutan reflektif yang mewarnai interaksi sehari-hari. “Orang-orang lebih baik, lebih sabar di toko, dan bahkan berbicara dengan lebih lembut,” kenangnya. Tragedi tersebut menyalakan kembali kebaikan dalam diri manusia.
Di tengah serangan seperti 9/11 yang lalu dan tantangan saat ini, penting untuk diingat bahwa ada kenyamanan yang bisa ditemukan di waktu-waktu tergelap. Kita memiliki sejarah yang jelas tentang bagaimana kebersamaan komunitas dapat mengatasi patah hati. Kemampuan kita untuk mengatasi tragedi ini adalah apa yang mendefinisikan kita sebagai sebuah bangsa.
9/11 kebersamaan harapan komunitas tragedi