Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Merz Ajak Kerja Sama untuk Mengatasi Migrasi Ilegal di Jerman

Dalam pertemuan dengan Kanselir Olaf Scholz, Ketua CDU dan Fraksi Uni Friedrich Merz telah mengusulkan kerjasama antara partainya dan SPD untuk menangani masalah migrasi ilegal di Jerman. Merz menegaskan bahwa mereka ingin mencari solusi dalam kolaborasi, baik dengan koalisi saat ini maupun "dengan bagian-bagian dari koalisi yang memiliki niat baik". Hal ini disampaikan Merz saat konferensi pers baru-baru ini.

Merz menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut dapat dilakukan oleh Sosial Demokrat dan Christen Demokrat tanpa perlu mempertimbangkan posisi dari partai Hijau dan FDP. Usulan spesifik yang diajukan oleh Merz termasuk mempermudah pengambilan suara di Bundestag mengenai perubahan-perubahan mendesak dalam undang-undang, seperti perubahan hak tinggal dan undang-undang bantuan bagi pencari suaka. Ia juga menyebutkan perubahan dalam hukum kepolisian. "Kita perlu mengatur dan membatasi arus masuk ke batas-batas negara Jerman," terang Merz.

Lebih jauh, Merz juga menyatakan kesediaan untuk mempertimbangkan amandemen terhadap Undang-Undang Dasar Jerman. Menanggapi hal ini, Kanselir Scholz menunjukkan sikap terbuka terhadap kolaborasi. Dia menyatakan, "Sangat penting, bahwa pemimpin oposisi di Bundestag menawarkan kerja sama untuk mengurangi migrasi ilegal." Pernyataan ini disampaikannya saat kampanye di Jena.

Scholz berkomitmen untuk memanfaatkan semua kemungkinan dalam membentuk peraturan yang lebih baik di Jerman. Namun, dia juga mengingatkan pentingnya melaksanakan perubahan ini sesuai dengan prinsip-prinsip yang mendasari demokrasi serta tata cara yang seharusnya berlaku di negara ini. "Kita harus mematuhi perjanjian internasional dan aturan Uni Eropa yang berlaku serta apa yang ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar kita," ujar Scholz.

Pertemuan antara Kanselir dan pemimpin oposisi ini telah direncanakan selama beberapa minggu. Namun, setelah insiden penyerangan fatal menggunakan pisau di Solingen, fokus pertemuan tersebut beralih ke kebijakan migrasi.

library_books