Yogyakarta – Lanud Adisutjipto berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia dengan melakukan penanaman 26.000 bibit sayuran. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 18 Februari 2025, di Lahan Ketahanan Pangan Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
Sebanyak 25.000 bibit kangkung jenis Rajawali dan 1.000 bibit kacang panjang jenis Guarda ditanam di area yang luasnya lebih dari 1.000 meter persegi. Penanaman ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pejabat Lanud Adisutjipto, pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 2, serta para petani binaan yang turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Komandan Lanud Adisutjipto, Marsma TNI Setiawan, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan TNI Angkatan Udara untuk mendukung program ketahanan pangan. Program ini meliputi sektor pertanian, perikanan, dan peternakan agar setiap pangkalan udara dapat berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan negara.
"Hasil panen dari kegiatan ini nantinya akan dimanfaatkan oleh anggota Lanud dan masyarakat sekitar sebagai sumber pangan yang sehat dan bergizi," jelas Danlanud.
Lanud Adisutjipto bertekad untuk terus menjalankan berbagai upaya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain penanaman sayuran, mereka juga berencana untuk melakukan kegiatan pertanian, perkebunan, dan pembibitan ikan agar pemanfaatan lahan yang ada bisa maksimal.
Dengan langkah-langkah ini, Lanud Adisutjipto berusaha untuk membantu menciptakan kemandirian pangan di Indonesia, khususnya di wilayah Yogyakarta. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain untuk turut berpartisipasi dalam menjaga ketahanan pangan di tanah air.
Lanud Adisutjipto ketahanan pangan kangkung kacang panjang