Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Taylor Swift Dukung Kamala Harris dalam Kampanye Pilpres AS

Baru-baru ini, penyanyi pop terkenal Taylor Swift menyatakan dukungannya kepada Kamala Harris, calon presiden dari Partai Demokrat, melalui sebuah unggahan di Instagram. Ini terjadi tepat setelah debat pertama yang disiarkan di televisi antara Harris dan Donald Trump, calon presiden dari Partai Republik. Swift yang berusia 34 tahun, selama ini memang menjadi pusat perhatian dan banyak dibicarakan terkait kemungkinan keterlibatannya dalam dunia politik.

Di dalam unggahan tersebut, Swift mengajak pengikutnya untuk memperhatikan posisi masing-masing calon. Ia menyatakan, "Sebuah alasan yang bagus untuk mengetahui lebih banyak tentang posisi calon yang ada." Dalam pengumumannya, Swift menegaskan bahwa ia akan memberi suaranya untuk Harris dan pasangannya, Tim Walz. Ia juga menyampaikan pujian untuk Harris dengan mengatakan, "Saya melihatnya sebagai pemimpin yang bijaksana dan berbakat, percaya kita bisa mencapai lebih banyak jika dipimpin oleh ketenangan dan bukan oleh kekacauan."

Taylor Swift memiliki pengaruh yang besar di kalangan anak muda di Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai seorang artis yang selalu merilis lagu-lagu hit yang menduduki tangga lagu teratas. Menurut statistik, Swift memiliki sekitar 283 juta pengikut di Instagram. Ini menunjukkan betapa luasnya jangkauan pengaruhnya di media sosial. Dalam survei yang dilakukan pada tahun 2023, sekitar 53 persen orang dewasa di AS mengaku sebagai penggemar Swift. Para penggemarnya, yang disebut "Swifties", dikenal sangat loyal.

Dukungan dari Swift bisa menjadi faktor krusial bagi Harris dalam menghadapi Trump menjelang pemilihan presiden yang akan datang. Mengingat potensi pengaruh yang dimiliki Swift, setiap dukungan dari dirinya dapat memperkuat posisi kandidat Demokrat di mata pemilih muda.

library_books Tagesschau