Setelah kampanye Donald Trump berakhir, fenomena merchandise yang terinspirasi oleh dirinya justru mulai berkembang pesat. Salah satu yang paling menarik adalah topi yang dikenakan oleh Perdana Menteri Ontario, Doug Ford. Topi tersebut bertuliskan "Canada Is Not for Sale" atau "Kanada Tidak Dijual". Hal ini sebagai respon terhadap pernyataan Trump yang mengatakan ingin menjadikan Kanada sebagai negara bagian Amerika Serikat. Topi ini dijual seharga 45 dolar, dan menggunakan font yang sama dengan topi terkenal Trump, yaitu "Make America Great Again". Menariknya, ada juga versi bahasa Perancis untuk menyesuaikan dengan penduduk Kanada yang berbahasa Perancis.
Pembuat topi tersebut sampai kewalahan menerima pesanan, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap merchandise ini. Di sisi lain, partai Republik juga tidak mau kalah dalam menarik perhatian publik. Mereka meluncurkan kaos seharga 35 dolar yang menampilkan ilustrasi seekor elang botak dengan rambut Trump, yang sedang bersantai di kursi pantai dengan segelas bir. Kaos ini bertuliskan "Greetings from the Gulf of America" atau "Salam dari Teluk Amerika", sebagai bentuk merayakan perintah eksekutif Trump yang secara tidak resmi mengganti nama Teluk Meksiko.
Kedua produk ini menunjukkan bagaimana budaya politik dapat memengaruhi tren merchandise, dan bagaimana para pendukung Trump terus menunjukkan dukungan mereka meskipun kampanye telah usai. Dengan cara ini, mereka tetap aktif dalam mendukung calon-calon yang akan datang dalam pemilihan mendatang.
Trump merchandise Kanada Doug Ford kaos