Pada hari Selasa, 10 September 2024, Penjabat Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, MT, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung dan tim dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mengikuti evaluasi kinerja penjabat kepala daerah di Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dalam evaluasi tersebut, Pj Bupati Heru mendapatkan apresiasi dari evaluator Kemendagri atas capaian kinerjanya di triwulan IV masa penugasan. Penilaian ini melibatkan berbagai aspek penting, seperti tata kelola pemerintahan, pembangunan, keuangan, kesehatan, dan program-program lainnya yang berlangsung di daerah.
Dr. Heru Suseno memaparkan 10 indikator prioritas dalam evaluasi tersebut. Indikator ini mencakup isu-isu strategis, antara lain Peningkatan Kualitas Kesehatan, Penanganan Stunting, Pelayanan Publik, Penanganan Kemiskinan Ekstrem, serta Pengendalian Inflasi Daerah. Selain itu, ia juga menyoroti progres Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta kemudahan dalam proses perizinan.
Salah satu pencapaian yang membanggakan adalah angka kemiskinan di Kabupaten Tulungagung yang turun menjadi 6,28% pada tahun 2024, berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS). Angka ini menunjukkan penurunan yang konsisten dari tahun ke tahun, dengan penurunan sebesar 0,25% dari tahun 2023 yang sebelumnya berada di angka 6,53%.
Pj Bupati Heru menjelaskan, “Kami akan terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan dengan berbagai cara. Kami mendistribusikan jaminan sosial secara tepat waktu, memperkuat ekonomi lokal, serta melakukan berbagai program seperti pekan belanja rakyat dan pengendalian inflasi.”
Ke depannya, Dr. Heru berharap pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus meningkatkan efektivitas dan kinerja pemerintahan, sambil menghadapi tantangan yang masih ada di daerah. Ia menekankan pentingnya pembenahan dan peningkatan dalam pengelolaan daerah untuk mencapai tujuan bersama.
kinerja bupati Tulungagung Kemendagri angka kemiskinan