Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, baru-baru ini menghadiri sebuah forum silaturahmi yang mengundang banyak ulama dan umara. Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini bertujuan untuk membangun sinergi antara ulama dan umara dalam mendukung pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berkualitas, aman, dan damai.
Dalam acara yang berlangsung di Saung Sea Forest Pantai Pancer Door Pacitan itu, Bupati Indrata menekankan pentingnya kerukunan antar masyarakat. Dia mengungkapkan, "Pacitan itu berbeda dengan kabupaten lain karena tingkat kerukunannya patut dibanggakan, ini harus kita jaga selama-lamanya." Dalam konteks ini, kerukunan adalah sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis, yang penting untuk membangun masyarakat yang bermartabat.
Bupati juga mengingatkan bahwa pembangunan suatu daerah tidak dapat terlaksana dengan maksimal jika tidak dijiwai oleh keamanan dan kerukunan. Momen ini diharapkan menjadi titik awal untuk terus menjaga keharmonisan di Pacitan, tidak hanya pada acara-acara tertentu, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Selain Bupati, forum tersebut juga menghadirkan Wakapolres Pacitan, Kompol Mujiono, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Kompol Mujiono menegaskan bahwa sinergitas antara ulama dan umara adalah suatu keharusan. Dia menyatakan, "Sinergitas ulama dan umara itu sebuah keniscayaan karena di ulama juga ada umara, sebaliknya di dalam umara juga ada yang ulama."
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta masyarakat setempat. Semua peserta diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga ketentraman serta mendukung pilkada yang aman dan damai di Pacitan.
Pacitan ulama umara pilkada kerukunan