Lokatani, sebuah startup yang bergerak di bidang agritech, telah berhasil mendapatkan pendanaan tahap awal atau yang dikenal sebagai pendanaan pre-seed. Pendanaan ini akan digunakan untuk berbagai pengembangan perusahaan, terutama di bidang produksi sayuran hidroponik.
Salah satu tujuan utama dari pendanaan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi sayuran hidroponik yang mereka tanam. Lokatani berfokus pada budidaya sayuran tanpa tanah dengan menggunakan metode hidroponik, yaitu sistem pertanian yang memanfaatkan air dan nutrisi larut sebagai media tanam. Metode ini dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan karena dapat menghasilkan sayuran yang segar dalam waktu lebih singkat dan dengan penggunaan air yang lebih sedikit dibandingkan cara konvensional.
Selain itu, Lokatani juga berencana untuk mengembangkan teknologi pertanian berbasis internet. Ini berarti mereka ingin menciptakan alat atau aplikasi yang dapat mempermudah petani dalam mengelola tanaman mereka, mulai dari proses penanaman hingga panen. Dengan memanfaatkan teknologi, diharapkan hasil pertanian bisa meningkat dan memberikan keuntungan lebih bagi para petani.
Pendanaan ini tidak hanya berdampak pada produksi dan teknologi, tetapi juga akan membantu dalam memperluas jaringan distribusi dan pemasaran. Dengan kata lain, Lokatani ingin lebih dekat dengan konsumen. Mereka ingin memastikan bahwa sayuran hidroponik yang mereka hasilkan dapat dengan mudah ditemukan di pasar dan tersedia untuk masyarakat luas.
Diharapkan, langkah-langkah yang diambil oleh Lokatani setelah mendapatkan pendanaan ini dapat memperkuat posisi mereka di industri pertanian dan memberikan kontribusi positif bagi keberlanjutan pangan di Indonesia.
startup agritech pendanaan pre-seed sayuran hidroponik