PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) telah sukses melakukan aktivitas pengapalan perdana komoditas batu bara. Kegiatan ini berlangsung melalui anak usaha mereka, PT Tri Oetama Persada (TRIOP), pada hari Minggu, 9 Oktober 2024. Ini merupakan langkah penting bagi perusahaan dan menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang ekspor.
Pengapalan batu bara kali ini menggunakan sebuah kapal induk, atau yang biasa disebut mother vessel. Kapal tersebut digunakan untuk mengangkut batubara menuju tujuan ekspor, yaitu China Resources Group, perusahaan besar yang menjadi pembeli utama. Total kargo yang berhasil dikirim mencapai 48 ribu ton batu bara.
Dari ekspor ini, PKPK melalui TRIOP diperkirakan akan menghasilkan pendapatan sebesar USD2,4 juta. Jika diubah ke dalam Rupiah, jumlah tersebut setara dengan Rp37,4 miliar, berdasarkan estimasi nilai tukar Rp15.600 per USD. Pendapatan ini tentunya menjadi sumber daya yang signifikan bagi perusahaan.
Haryanto Sofian, Direktur Utama PKPK, mengungkapkan kebanggaannya akan pencapaian ini. Ia menyatakan, "Tentu saja ini menjadi katalis positif bagi perusahaan, serta bagi seluruh jajaran stakeholders." Pernyataan ini menunjukkan dampak baik dari kegiatan ekspor terhadap perusahaan dan seluruh pihak yang terlibat.
Aktivitas ekspor batu bara ini diharapkan dapat membantu memperkuat posisi PKPK di pasar internasional dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia.
ekspor batu bara PT Perdana Karya Perkasa China