Pemerintah baru Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menempatkan sektor perumahan sebagai fokus utama. Hal ini sejalan dengan rencana pembentukan Kementerian Perumahan yang akan dipimpin dalam periode pemerintahan 2024-2029.
Dalam program ambisius ini, pemerintah bertujuan untuk membangun sebanyak 3 juta unit rumah setiap tahun. Jumlah ini tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan program satu juta rumah yang dilakukan oleh presiden sebelumnya, Jokowi.
Dari total tiga juta unit rumah yang direncanakan, dua juta akan dibangun di daerah pedesaan dan satu juta unit apartemen akan dibangun di wilayah perkotaan. Pembangunan rumah di pedesaan ditujukan untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta badan usaha milik desa (Bumdes).
Untuk pembangunan satu juta apartemen per tahun di perkotaan, Kementerian Perumahan akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah. Kerja sama ini penting agar proyek ini dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan perumahan di kota-kota besar yang semakin padat.
Proyek ini diperkirakan akan meningkatkan ketersediaan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat, serta membuka lapangan kerja baru dalam proses pembangunan. Menurut penjelasan pemerintah, langkah ini diharapkan bisa membantu mengatasi masalah perumahan yang telah lama menjadi isu di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut tentang rencana ini, masyarakat dapat menyaksikan program Market Review bersama Prasetyo Wibowo pada Rabu, 11 September 2024, pukul 10.00 - 10.30 WIB, di IDX Channel serta melalui live streaming di situs resmi IDX Channel.
perumahan pembangunan rumah Kementerian Perumahan