Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pemerintah Inggris Hentikan Kebijakan Visa Tanpa Biaya untuk Warga Yordania

Pemerintah Inggris telah memutuskan untuk menghapus kebijakan perjalanan bebas visa bagi warga negara Yordania. Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Yordania dalam sebuah pernyataan kepada media Middle East Eye.

Menurut informasi yang diperoleh, pejabat konsuler Inggris telah memberikan pemberitahuan bahwa sistem Electronic Travel Authorisation (ETA) untuk warga Yordania akan dihentikan pada tanggal 10 September 2024. Sistem ETA ini memungkinkan warga Yordania mengajukan izin visa yang efektif, sehingga mereka dapat masuk ke Inggris untuk kunjungan dalam kurun waktu dua tahun.

Dalam surat yang ditujukan kepada kantor Raja Abdullah, Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, mengekspresikan kekhawatirannya mengenai niatan Inggris untuk menghentikan sistem izin elektronik ini. Surat tersebut juga menyebutkan bahwa ada periode transisi selama 28 hari bagi warga Yordania yang sudah memiliki izin dan telah memesan perjalanan ke Inggris.

Keputusan ini juga terkait dengan laporan bahwa jumlah warga Yordania yang mengajukan permohonan suaka di Inggris dan Irlandia meningkat. Selain itu, ada kekhawatiran bahwa kelompok kriminal terorganisir di kedua negara Eropa tersebut memanfaatkan kebijakan visa untuk menjalankan operasi perdagangan manusia.

Pihak Inggris, yang diwakili oleh Menteri Dalam Negeri Yvetter Cooper, menyatakan bahwa penghentian ini disebabkan oleh "penyalahgunaan" yang terjadi dalam prosedur perjalanan yang ada.

Dengan perubahan ini, warga Yordania harus mencari cara lain untuk melakukan perjalanan ke Inggris mulai tahun depan.

library_books Middleeasteye