Banyak orang tua yang merasakan kesulitan saat menghadapi situasi di mana anak mereka menangis atau merasa marah. Dalam momen-momen tersebut, mungkin kita merasa frustrasi dan berpikir, "Mengapa metode parenting yang lembut tidak berhasil?" Ini adalah pengalaman umum bagi banyak orang tua di luar sana.
Baru-baru ini, beberapa orang tua membagikan tip mengenai co-regulation atau pengaturan bersama. Co-regulation adalah proses di mana orang dewasa membantu anak mengelola emosi mereka melalui kehadiran dan ketenangan mereka sendiri. Namun, penting untuk diingat bahwa ini bukan sekadar distraksi. Ketika anak berada dalam keadaan emosi yang tinggi, seperti marah atau sedih, mereka sebenarnya memerlukan pengayoman dari orang dewasa. Ini artinya, orang tua perlu menunjukkan bagaimana cara mengatur emosi dengan baik.
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mencoba menggunakan alat-alat relaksasi, seperti lilin aromaterapi, di saat anak sedang sangat emosional. Apakah itu berhasil? Terkadang tidak. Anak mungkin akan melawan dan tidak menyukai metode tersebut, berpikir "Untuk apa semua ini?"
Ketika anak mengalami emosi yang besar, sangat penting bagi orang tua untuk tetap tenang dan terkendali. Setelah anak dapat mengekspresikan atau merasakan emosinya, barulah kita dapat memperkenalkan alat-alat untuk membantu mereka dalam proses relaksasi.
Ketika anak tidak mengalami keadaan emosional yang kuat, saat itulah kita bisa mulai memasukkan teknik relaksasi agar mereka lebih siap untuk menghadapi situasi yang bisa memicu emosi di kemudian hari.
Dengan pendekatan yang tepat, orang tua dapat membantu anak menghadapi dan mengatasi emosi mereka dengan lebih baik. Jadi, simpan tips ini untuk digunakan ketika anak Anda mengalami emosi besar berikutnya.
pengaturan emosi orang tua tips parenting