Di peta taktis Israel, terdapat sebuah daerah sempit yang dikenal dengan nama kode “Philadelphi". Koridor ini terletak di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir. Dengan panjang sekitar 14 kilometer dan lebar satu kilometer, daerah ini dipenuhi puing-puing yang menjadi bukti kerusakan akibat konflik.
Kendati ukurannya kecil, koridor ini menjadi salah satu hambatan utama bagi tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas. Perdebatan mengenai pentingnya daerah ini meningkat, terutama setelah serangan besar-besaran yang dilakukan Hamas kepada Israel pada tanggal 7 Oktober 2023.
Perdana Menteri Israel, Binyamin Netanyahu, mengklaim bahwa koridor Philadelphi adalah jalur utama penyelundupan senjata yang memungkinkan Hamas mendapatkan pasokan dari pendukungnya di Iran. Menurut Netanyahu, kehadiran angkatan bersenjata Israel di wilayah ini sangatlah penting untuk mencegah aktivitas penyelundupan.
Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya didukung oleh jenderal-jenderal militer Israel, yang memiliki pendapat berbeda tentang strategi di lapangan. Sementara itu, Netanyahu juga menyatakan bahwa koridor ini bukanlah satu-satunya penghalang dalam pencarian gencatan senjata, menunjukkan bahwa situasi tersebut jauh lebih rumit.
Koridor Philadelphi, meskipun kecil, telah menjadi simbol konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut dan menunjukkan betapa pentingnya lokasi-lokasi strategis dalam konflik internasional.
Foto: AFP
Gaza Israel gencatan senjata koridor Philadelphi