Sony akhirnya mengumumkan peluncuran PS5 Pro setelah berbulan-bulan rumor dan spekulasi. Konsol permainan ini dijual dengan harga $700, sebuah angka yang cukup mengejutkan bagi para penggemar game.
PS5 Pro merupakan versi yang lebih kuat dan ditingkatkan dari PS5 asli. Dengan spesifikasi grafis yang lebih baik, banyak orang mengharapkan pengalaman bermain yang lebih mendalam. Namun, harga yang tinggi ini membuat sebagian besar orang berpikir dua kali.
Untuk memberi gambaran, harga $700 setara dengan sekitar 10 juta rupiah. Dengan harga tersebut, konsol ini hampir setara dengan harga iPhone 16 yang paling mendasar. Langkah Sony ini menunjukkan bahwa mereka sedang berusaha mendongkrak harga perangkat mereka di tengah persaingan ketat industri konsol.
Kabar peluncuran ini langsung memicu berbagai reaksi di media sosial, termasuk platform X (sebelumnya Twitter) dan Reddit. Banyak pengguna berpendapat bahwa harga ini terlalu tinggi dan menganggap langkah Sony sebagai upaya mendapatkan keuntungan yang berlebihan. Dari banyak komentar, ada yang menyatakan, “Dengan uang sebanyak itu, saya lebih suka membeli PC khusus dengan RTX 3070 di Facebook Marketplace.”
Untuk menambah kehebohan, PS5 Pro juga menghapus penggerak cakram, sehingga para penggemar harus membeli game secara digital. Selain itu, stand vertikal untuk konsol ini dijual terpisah, yang sudah memicu perdebatan di antara para fan. Banyak yang bertanya-tanya, apakah peningkatan ini benar-benar sepadan, mengingat belum ada eksklusif besar PS5 yang memanfaatkan sepenuhnya kemampuan hardware konsol ini.
Secara keseluruhan, meskipun PS5 Pro menjanjikan peningkatan dalam pengalaman bermain, banyak gamer yang ragu untuk berinvestasi dalam konsol baru ini tanpa adanya game yang benar-benar memaksimalkan potensinya.
PS5 Pro Sony harga konsol gamer teknologi